Komoditi

Beragamnya sumber daya alam yang ada di Kelurahan Sakuli menjadikan sebagian besar masyarakat memilih kegiatan bertani. Kegiatan ini sudah ada sejak zaman nenek moyang. Komoditas utamanya adalah cengkeh, coklat, durian, merica, pala, jati, jabon dan bambu.
Salah satu komoditas yang diunggulkan adalah cengkeh. Cengkeh merupakan bahan dasar pembuatan rokok atau biasa juga digunakan sebagai bahan campuran berbagai jenis masakan. Untuk memperolehkan hasil panen berkualitas dan dalam jumlah banyak maka Petani harus selektif dalam pemilihan bibit maupun cara perawatannya. Bibit cengkeh yang berkualitas memiliki struktur batang pohon yang lurus, daun yang banyak dan berwarna hijau. Sedangkah pemberian pupuk dan pembersihkan area sekitar tanaman cengkeh dari tumbuhan parasit harus diperhatikan.
Dari proses penanaman bibit hingga tanaman mulai menghasilkan buah dibutuhkan sekitar 6 tahun. Panen cengkeh terjadi dalam satu periode pertahunnya yaitu sekitar bulan Juni dan Juli. Dalam satu pohon tanaman produktif dapat menghasilkan buah sekitar 45 liter cengkeh basah atau 9 kilogram cengkeh kering. Untuk harga perliter cengkeh basah pada tahun 2017 sekitar Rp.22.000, sedangkan cengkeh kering yaitu Rp.115.000 maka harga jual hasil panen sekitar Rp.1.000.000 perpohonnya. Bayangkan jika seorang petani memiliki 100 pohon cengkeh yang produktif maka akan memperoleh 100 juta rupiah bruto dalam sekali panen pertahunnya.

Comments are closed